AV-Aceh Jaya: Sejumlah ikan di kreung Teunom, Kabupaten Aceh Jaya ditemukan mati mendadak. Kematian ikan ini, diduga karena sungai tercemar limbah tambang emas dan biji besi ilegal di sekitar wilayah itu.
Kematian ribuan ikan di sungai ini, telah berlangsung lama. Ikan yang mati ditemukan dengan kondisi insang berwarna merah, sisik mengalami pendarahan dan mata memutih.
Matinya ikan ini diduga akibat sungai tercemar limbah tambang emas dan biji besi ilegal di sekitar wilayah tersebut.
Menurut Kepala Desa Sarah Raya,Kecamatan Teunom, Kamaruzzaman, sejak sungai tercemar, warga di sembilan desa yang ada di kecamatan teunom di himbau untuk tidak mengunakan air di sungai itu.
Bahkan, beberapa warga sempat jatuh sakit setelah mengonsumsi air dan ikan di sungai tersebut.
Aktivitas warga yang bermata mata pencarian di sungai itu pun terhenti akibat peristiwa ini. Warga berharap, Pemerintah Aceh segera turun tangan menangani kasus ini.
Sejauh ini, Pemerintah Aceh telah mengambil sampel air dan ikan yang mati di sungai itu untuk diuji di laboratorium. Berdasarkan hasil sementara, sungai Teunom positif mengandung zat berbahaya seperti belerang dan merkuri. (Muhammad Fadel)





.jpg)