AV- Banda Aceh: Masyarakat Aceh memang di kenal hobi menyantap makanan yang terbuat dari daging. Salah satunya adalah kuliner ini. Kuah belangong atau kuah yang dimasak dalam belanga besar yang berbahan dasar daging sapi.
Kuah belangong sekilas mirip kari kambing. Tapi bumbu-bumbu yang disajikan berbeda dengan kari kambing bisa.
Kalau kari kambing Aceh hanya dicampur nangka muda, bedanya kuah belangong juga dicampur pisang kepok ini membuat daging sapi dalam kuah belangong menjadi lebih empuk dan kuahnya kesat di lidah.
Kuah belangong biasanya hanya dimasak saat hanjatan besar dan hari besar keagamaan seperti Maulid Nabi. Menariknya lagi kuah belangong dimasak secara bergotong royong. Lazimnya kuah belangong dimasak oleh kaum laki-laki.
Untuk melestarikan masakan ini, Dinas Pariwisata Aceh menggelar lomba memasak kuah belangong yang dipusatkan di halaman Museum Aceh. Lomba ini diikuti 15 kecamatan yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Tak lengkap menikmati kuah belangong jika hanya dengan nasi dalam piring. Biasanya kuah belangong dinikmati dengan nasi yang dibungkus daun pisang atau dalam bahasa Aceh disebut bu kulah.
Sama dengan masakan Aceh lainnya, kadar kolestrol yang terkandung dalam kuah belangong juga relatif tinggi. Untuk menertralisir kadar kolestrol, menu ini dilengkapi dengan ada air timun keruk sebagai pendampingnya. (Fadel Batubara)





.jpg)