AV- Banda Aceh : Ratusan massa yang tidak puas dengan hasil pemilu mendatangi kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh. Massa yang anarkis ini terlibat bentrok dengan aparat kemanan.
Simulasi pemantapan diri pengamanan pemilu yang dilakukan Kepolisian Aceh dilakukan untuk mengantisipasi kerusuhan pada pemilu April mendatang.
Simulasi penanganan pemilu yang digelar Kepolisian Daerah Aceh, Sabtu (1/3) melibatkan ribuan personil polisi dari berbagai kesatuan. Jalan Teuku Nyak Arif, Banda Aceh juga ditutup sekitar satu jam. Sebanyak 32.748 orang petugas gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI dan satuan polisi pamong praja dikerahkan untuk pengamanan pemilu tahun 2014 di Aceh.
Provinsi Aceh juga dikatagorikan dalam daerah rawan kerusuhan menjelang pemilu. Polri mendapatkan anggaran sebesar Rp 1 Trilyun untuk mengamankan pelaksanaan pemilu legeslatif yang digelar April mendatang. Dana pengamanan pemilu itu salah satunya digunakan untuk menggelar simulasi penanganan pemilu. (TK/RN)





.jpg)