AV - Banda Aceh :Seekor beruang madu mati mengenaskan di kandang karantina Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh (BKSDA), Sabtu (23/2). Dari mulut satwa langka ini mengeluarkan lendir dan darah. Di duga satwa langka ini mati karena tidak mendapatkan perawatan yang maksimal.
Bangkai beruang madu ini mulai mengeluarkan bau tak sedap. Hewan langka yang berumur 8 tahun ini belum juga dipindahkan dari kandangnya, karena petugas yang memegang kunci kandang tidak masuk kantor. Sebelum mati, beruang ini sakit selama satu minggu dan tidak mau makan.
Petugas dokter hewan yang melakukan pemeriksaan hanya menyuntikan vitamin. Perawatan dan pengobatan yang tak maksimal diduga menjadi penyebab hewan ini mati. Beruang madu ini sudah dipelihara oleh BKSDA Aceh sejak tujuh tahun lalu. Hewan ini, merupakan hasil serahan warga.
Bukan kali pertama satwa langka yang mati di kandang BKSDA Aceh. Sebelumnya pada Oktober tahun 2012 lalu, seekor harimau sumatera juga mati saat hendak diterbangkan ke Surabaya, Jawa Timur. Hingga kini sejumlah satwa langka masih di karantina di BKSDA Aceh, seperti beruang madu. si amang dan burung rangkok. Pihak BKSDA belum juga melepasliarkan kembali satwa langka ini ke habitatnya.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak BKSDA terkait kematian beruang madu tersebut. (FAM)





.jpg)