AV-Banda Aceh: Seorang bocah petani miskin asal Aceh Tengah harus berhenti bersekolah karena mengidap tumor dimatanya mata sejak dua tahun terakhir. Keterbatasan ekonomi keluarga membuat Marwan (9), hanya menghabiskan waktunya di dipembaringan karena tak kunjung menjalani operasi pegangkatan penyakit yang dideritanya.
Bocah berusia asal Desa Paya Reje, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah hanya bisa pasrah dengan penyakit dimatanya yang semakin hari terus membesar.
Anak pasangan Masdi dan Rusmawati ini lebih banyak menghabiskan waktunya dirumah bersama sang nenek dan bibinya. Sementara kedua orang tuannya tidak dapat mendampinginya berobat ke Banda Aceh, karena harus mencari biaya pengobatan.
Keterbatasan ekonomi membuat Marwan harus kembali ke kampung halamannya meski belum menjalani tahap operasi sebagaimana saran medis.
Selain menjalani pengobatan di Aceh, Marwan yang mengalami tumor dimata saat berusia tujuh tahun, juga sempat menjalani proses pengobatan di rumah sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Namun karena tidak mampu membayar biaya berobat, Marwan kembali dibawa pulang untuk berobat di Aceh.
Hingga kini keluarga petani miskin di Aceh tengah ini belum mampu menuntaskan proses pengobatan Marwan hingga ke tahap operasi karena kendala dana mendamping Marwan selama menjalani pengobatan. Sementara untuk biaya pengobatan, keluarga hanya mengandalkan program Jampersal.
Menurut Fatimah, sang nenek, sakit yang diderita marwan berawal dari benjolan kecil serupa bintilan saat Marwan masih berusia tujuh tahun. Saat itu Marwan yang baru duduk di bangku kelas satu Madrasah Ibtidayah terpaksa meninggalkan bangku sekolah karena tumor mata yang dideritannya terus membesar.
Selain demam tinggi, tumor membuat Marwan harus menahan rasa gatal pada benjolan mata. Bocah inipun kerap terbangun dan mengigau karena menahan rasa sakit yang dideritannya. Dia mengaku merindukan suasana di sekolah untuk bisa mengejar mimpinya menjadi presiden.
Meski telah dua tahun menahan rasa sakit hingga kini Marwan masih terlihat tegar dan tidak berputus asa menjalani pengobatan. Ia berharap dapat menjalani operasi untuk menuntaskan pengobatan yang telah ia jalani selama ini. (Rija Nasser/ Arman Konadi)





.jpg)