Romansa Masakan Jepang di Tanah Rencong


AV-Banda Aceh: Ini bukan Kyoto, kota metropolitan di Pulau Honsu, Jepang. Melainkan Darussalam kawasan yang sering disebut kota pelajarnya Aceh. Namun jika anda ingin merasakan suasana pedesaan Jepang. Tak ada salahnya singah di Jalan Assumatram , Dusun Utara, Darussalam, Banda Aceh.

Di restoran hana, anda dimanja seperti berada di rumah sendiri. Bayangkan saja, cara duduk ala jepang bersila di lesehan beralas sebuah bantal. Hmmm...itu belum seberapa, kulinernya itu yang paling istimewa. Anda bisa memulai petualang santapan Jepang dengan tokoyaki.

Jika di tepian jalan Tokyo cemilan bola-bola ini dinikmati menggunakan sumpit, disini cukup dengan garpu saja. Maklum sejak dibuka empat tahun lalu, sumpit masih belum familiar digunakan masyarakat setempat. Usai menghabiskan tokoyaki dengan taburan saos,merica, mayonise dan taburan serbuk daun sop.

Jangan lanjutkan dengan mencicipi pizzanya jepang, okonomiyaki. Karena gurihnya pasti membuat anda selalu ingin kembali. Apalagi harganya hanya Rp5000. Padahal isinya sea food. Cumi atau udang sebagai penganti gurita. Wajar saja, jika warung sederhana ini ramai di kunjunggi para pelajar.

Warung milik Ishii Kumiko, warga Kyoto, Jepang ini juga menyediakan norimaki zushi dan kakigori serta minuman khas negeri sakura seperti cai masala tea. Tak perlu berbahasa Jepang untuk memesan, selain memperkerjakan tujuh perempuan jelita asal Aceh, Ishii sendiri bisa berbahasa indonesia walau terbata-bata.

Restoran Jepang yang satu-satunya ada di tanah rencong ini, hanya buka tiga jam saja dari jam 3 siang hingga 6 enam sore. Jadi...tunggu apa lagi, jika anda penikmat makanan khas Jepang, takperlu lagi harus pergi menyeberangi negri sakura itu. Cukup berkunjung ke tanah rencong, anda bisa nikmati kuliner Jepang di kawasan Darussalam, Banda Aceh. (Maimun Saleh)
Share this video :
 
About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber
. Support: Acehadvertising.com
Copyright © 2013. Aceh Video - All Rights Reserved