AV-Banda Aceh: Seratusan warga dari berbagai kabupaten kota mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh. Massa menuntut agar anggota parlemen membentuk pansus mengevaluasi kinerja Pemerintahan Aceh, Senin (1/9).
Massa memberi waktu sebulan agar DPRA memberhentikan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf sebagai gubernur dan wakil gubernur Aceh.
Dalam orasinya, massa menyebutkan Gubernur Aceh telah gagal mensejahterakan masyarakat selama dua tahun pemerintahannya. Bahkan Zaini Abdullah dianggap membangun pemerintahan keluarga bersama kakak kandungnya Hasbi Abdullah yang menjabat Ketua DPRA.
Kendati petugas keamanan akhirnya mengizinkan para pengunjukrasa masuk ke dalam perkarangan DPRA. Namun, tidak satupun anggota parlemen yang keluar menemui aksi massa ini.
Puluhan janda korban konflik juga ikut serta berunjukrasa. Mereka mengeluhkan Pemerintah Aceh tidak memperdulikan nasib kaum perempuan.
Koordinator Aksi Hendra Budian menyebutkan, setahun pemerintahan Zaini Abdullah- Muzakir Manaf, 24 ribu masyarakat Aceh kehilangan pekerjaan akibat lambannya pembangunan. Sementara angka pengangguran bertambah 32 ribu orang. (Maimun Saleh/ Fadel Batubara)





.jpg)