AV-Banda Aceh: Setelah sepekan tidak beroperasi, akhirnya SPBN nelayan di Lampulo, Banda Aceh kembali melayani para nelayan. Selasa pagi (26/8), Pertamina menyuplai delapan ton solar untuk kebutuhan boat yang sudah tujuh hari mengantri untuk mendapatkan solar.
Para nelayan kecewa setelah sepekan mengantre di pelabuhan Lampulo. Namun SPBN tidak memiliki solar. Sementara boat nelayan terus berdatangan untuk mendapatkan bahan bakar.
Petugas SPBN mengaku kesulitan membagikan solar untuk para nelayan yang jumlahnya ratusan. Sebab dalam kondisi normal jatah solar yang didapat 16 ton perhari masih kurang. Rata-rata boat nelayan butuh dua hingga empat ton untuk melaut.
Takut tak kebagian solar, sebagian nelayan mengisi bahan bakar menggunakan jirigen. Sementara boat yang sudah sepekan lebih tak melaut solar langsung dimasukkan ke tanki di dek mesin.
Walau mengaku emosi, nelayan merasa lega SPBN kembali mendapat suplai solar setelah sepekan tak beroperasi.
Putusnya suplai solar ke SPBN di Lampulo dirasakan sangat menyulitkan para nelaya. Nelayan mengaku pemerintah lebih baik menaikkan solar dari pada memutuskan suplai solar hingga mereka tak dapat melaut. (Maimun Saleh)





.jpg)