AV-Banda Aceh: Sejumlah SPBU di wilayah Banda Aceh mengalami kelangkaan BBM jenis solar sejak sepekan terakhir. Kelangkaan ini dikarenakan adanya peraturan pemerintah mengurangi daftar order pengelola SPBU ke pertamina sebesar 5 persen untuk premium dan 10 persen untuk solar. Akibat kelangkaan solar ini, terjadi antrian panjang kendaraan hingga ke badan jalan di sejumlah SPBU.
Menurut petugas SPBU kelangkaan ini sudah terjadi sejak sepekan. setelah proses bongkar, stok solar tidak bertahan lama karena puluhan kenderaan sudah mengantri untuk mendapatkan solar bersubsidi.
Stok solar yang diterima SPBU hanya satu truk tangki setiap sepekannya. Kondisi ini semakin menyulitkan sejumlah angkutan umum yang masih mengandalkan solar bersubsidi untuk kebutuhan angkutannya.
Meski harga tergolong mahal, sejumlah kenderaan juga terpaksa mengisi solar eceran karena stok solar di SPBU sudah kosong.
Sementara itu, di beberapa SPBU lain masih menyediakan stok solar non subsidi yang harganya dua kali lipat dari harga solar bersubsidi.
PT Pertamina Persero cabang Aceh menyebutkan, rata-rata penyaluran harian biosolar subsidi sejak Agustus untuk Provinsi Aceh sebesar 700-800 kiloliter /hari. Sementara untuk pertamina dex rata-rata harian pada kisaran 1 kiloliter/hari. (Tomi/ Ferdian Majni)





.jpg)