Pemerintah Diminta Berpihak Pada Penambang Lokal



AV-Pidie: Penambang emas tradisional di Geumpang, Pidie minta Gubernur Aceh Zaini Abdullah serius memikirkan kondisi warga di tiga kecamatan yang umumnya bergantung hidup dari penambangan emas tradisional, Minggu (31/8).

Para penambang emas berharap keterlibatan pemerintah dan instansi terkait sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 12 ribu lebih warga yang bergantung hidup di sektor pertambangan.

Koordinator Penambang Emas Tradisonal Geumpang, Muhammad Nasir berharap, pemerintah segera membimbing para penambang emas tradisonal di Geumpang, Tangse dan Mane untuk menjadi penambang emas handal. Bukan justru langsung memvonis aktivitas penambangan mereka merusak alam.

“Hanya solusilah yang dicari. Bukan serta merta begitu ada ikan mati, gubernur dan instansi terkait memvonis ini akibat mercury,” kata Muhammad Nasir.

Warga di tiga kecamatan, Geumpang, Tangse dan Mane juga mempertanyakan letak tanah adat milik warga yang kini telah dikuasai 13 perusaahaan tambang raksasa yang telah masuk ke wilayah pergunungan mereka.

Atas dasar itu, para penambang emas tradisional meminta gubernur aceh segera mencabut instruksi penutupan tambang rakyat di Geumpang. Para penambang juga mendesak dibentuknya tim independen untuk mencari sumber mercury yang selama ini diduga telah mencemari air sungai hingga ke Aceh Jaya.

“Kami penambang tradisional yang berada di Geumpang, Tangse dan Mane sangat-sangat ingin campur tangan pemerintah Aceh supaya apa yang kami lakukan saat ini dikatakan illegal supaya dilegalkan,”tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Zaini Abdullah meminta Kapolda Aceh, Irjen Husein Hamidi, untuk menindak tegas setiap penambang emas tradisional di seluruh Aceh yang hingga kini disinyalir masih berlangsung secara liar dan menggunakan merkuri untuk memisahkan butiran emas dari gumpalan batu atau tanah.

Pasca instruksi ini, sejumlah warga di tiga kecamatan yang selama ini bergantung hidup dari penambangan emas tradisional mulai mengganggur. (Hendra Saputra/ Taufik Kelana)





Share this video :
 
About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber
. Support: Acehadvertising.com
Copyright © 2013. Aceh Video - All Rights Reserved