AV-Lhokweumawe: Hasni (29), warga Desa Uten Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe berhasil mengagalkan aksi perampokan dirumahnya, Sabtu (23/8).
Sebelumnya dia disekap oleh seorang pelaku yang tidak dikenal. Hasni yang berprofesi karyawan sebuah bank di Kota Lhokseumawe saat itu sedang sendiri di rumahnya.
Pelaku yang tiba-tiba sudah berada di dalam rumahnya meminta uang tunai senilai Rp 10 juta kepada korban. Pelaku juga mengancam akan membunuh korban jika korban berteriak.
Kepada pelaku, korban mengaku hanya memiliki uang sebanyak Rp 80 ribu yang ada di dompetnya. Tidak terima dengan jumlah uang yang sangat kecil, pelaku mencoba memperkosa korban.
Mendapat ancaman itu, korban tidak tinggal diam dan melakukan perlawanan. Akibatnya, korban mengalami luka gores di tangan kirinya terkena pisau pelaku.
Perlawan ini membuat nyali pelaku ciut. Korban langsung melarikan diri keluar dari rumah dan berteriak minta tolong. Usai mendapat perlawanan, pelaku langsung melarikan diri lewat pintu belakang rumahnya.
Dua unit telpon genggam dan uang tunai sebesar Rp 80 ribu berserta kartu ATM yang ada di dalam dompet korban berhasil dibawa kabur.
Hingga kini, kasus upaya perampokan ini telah ditangani pihak kepolisian Kota Lhokseumawe. (Hidayatullah)





.jpg)