AV-Aceh Tengah: Hujan deras dalam tiga hari terakhir membuat sejumlah ruas jalan lintas Bireuen-Takengon tertimbun longsor. Akibanya ratusan kenderaan roda dua dan empat terjebak kemacetan panjang, Sabtu (1/11).
Satu unit alat berat milik Pemkab Aceh Tengah di kerahkan ke lokasi untuk membersihkan material tanah longsor yang menimbun badan jalan di Desa Singgah Mata, kawasan bukit sama tepatnya di kilo meter 92 Bireuen-Takengon.
Tanah longsor tersebut terjadi Kamis malam saat kawasan tersebut di guncang hujan lebat selama 5 jam lebih. Untuk mengantisipasi kemacetan panjang petugas kepolisisan terpaksa melakukan buka tutup jalan saat melakukan pembersihan material longsor.
Para pengguna diminta untuk lebih berhati-hati saat melintasi di sejumlah lokasi bekas longsor dikarenakan selain jalan yang sangat licin juga masih terdapat lumpur tebal.
Komandan Kodim 0106 Aceh Tengah Letkol Inf Lalu Habiburrahim, setidaknya terdapat 14 titik lonsor sepanjang jalan lintas Bireuen-Takengon.
Puluhan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan dibantu anggota TNI/Polri setempat langsung diterjunkan ke sejumlah lokasi longsor yang tidak bisa dilalui untuk segera mebersihkanya terutama di jalan nasional.
Tidak hanya menutupi sejumlah badan jalan, tanah longsor juga merusak satu rumah warga di Desa Wih Pesam, Bener Meriah. Untuk mengantispasinya adanya lonsor susulan, sampai saat ini puluhan petugas dan alat berat masih disiagakan di sejumlah titik-titik rawan longsor. (Muhammad MY)





.jpg)